Bagaimakah Cara Memandang Perbedaan Yang Baik?


Perbedaan kerap kali menjadi penyebab terjadinya konflik. Kekurangan sebagian pihak sering dijadikan alasan untuk merendahkan dan mencemoohnya, padahal tak ada satupun hal di dunia ini yang tidak mempunyai kekurangan. Akhirnya, konflikpun terjadi. Lalu bagaimanakah seharusnya sikap kita dalam memandang perbedaan?Setir mobil adalah bagian yang hampir mustahil dibiarkan kotor, lain dengan ban mobil yang berada pada posisi paling “mengenaskan”. Namun, manakah antara keduanya yang lebih utama? Tidak ada, karena keduanya sama penting. Keduanya berbeda karena dibuat untuk fungsi yang berbeda, namun keduanya sama penting dan sederajat. Begitulah seharusnya kita  memandang perbedaan. Perbedaan antara laki-laki dan perempuan, tua dan muda, pikiran maju dan kolot, orang kaya dan orang miskin,  bangsawan dan kaum jelata dan lain-lain. Semuanya memang berbeda namun sama berartinya karena masing-masing mempunyai peran yang sama penting dalam kehidupan ini.

Sesuatu dipandang remeh, serba salah, tidak penting atu tidak berguna hanya bila dilihat melalui sudut pandang sempit dari orang yang punya kepentingan. Bila saja segala sesuatunya dilihat secara objektif, makro dan global, maka tidak ada yang tidak penting atau kurang penting, semuanya setara.

Dalam memahami perbedaan, ada dua macam orang; orang yang menerimanya dan orang yang menolaknya. Orang yang menolaknya terbagi menjadi dua golongan, yaitu yang memaksakan pendapatnya sehingga semua menjadi sama atau memandang kesamaan-kesamaan saja sambil menegasikan atau paling tidak menutup-nutupi perbedaan. Keduanya adalah orang yang mencoba menghilangkan perbedaan-perbedaan yang timbul dengan memberikan berbagai tafsiran dan sudut pandang. Keduanya adalah orang yang tak mampu hidup dalam keberagaman.

Perbedaan tak perlu ditafsirkan atau dikaburkan sehingga tampak sama, tidak juga harus dihilangkan. Yang kita perlukan hanyalah membiarkan perbedaan itu dan menghargainya selama sesuatu yang berbeda itu tidak merugikan orang lain. Me-manage perbedaan, itulah kuncinya.

Tuhan menciptakan perbedaan tidak untuk dihilangkan, karena Dia menyukainya.

Karya Asli Abdul Wahab

Perihal Abdul Wahab
Lecturer, Writer and Chief of Aswaja Center Jember.

4 Responses to Bagaimakah Cara Memandang Perbedaan Yang Baik?

  1. mostconscience mengatakan:

    oya sekalian minta bantuannya…. bagaimana cara mencari thema wordpress yg bagus? karena thema2 yg ada tidak ada yg cocok dgn pribadi saya, tolong kirim k email saya ya balasannya, atas perhatiannya saya ucapkan terimaksh.🙂

    • Abdul Wahab mengatakan:

      gimana mau kirim ke emailnya, lah wong identitasnya saja gak tahu.🙂 makanya kenalin diri dulu dong!

      tapi lebih baik dibalas di sini saja biar yang lain bisa baca juga.

      ada beberapa tips buat cari theme yang sesuai impian, yaitu:

      1. Cari theme dari galeri theme milik WP satu persatu dari A-Z. ada ratusan yang disediakan, biasanya ada yang cocok.
      2. Cari theme berdasarkan kategori dan fiturnya. kamu mau yang gimana ya itu yang dicari.
      3. Kalau yang gratisan tetap gak ada yang cocok, pilih yang berbayar tapi WP-nya harus upgrade dulu lalu kamu bisa install theme premium yang ajib-ajib dari seluruh pengembang theme. tapi ya itu, harus bayar gan.
      4. kalau yang premium masih saja kurang puas, solusinya ya cuma satu: Buat sendiri saja theme-nya. pasti pertamax🙂

  2. mostconscience mengatakan:

    fotona tak menabi tengmagenteng ra…. percuma sobung se tertarik…… hahahahahahhahahahaahah

    • Abdul Wahab mengatakan:

      hahaha…. gak da yang niat tengmagenteng gan, kelihatan ganteng sendiri. wkwkwk….🙂
      yang tertarik ada dong, istri saya sendiri. hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s