Hikmah 3: Kekuatan semangat vs. takdir Allah


سَوابِقُ الهِمَمِ لا تَخْرِقُ أَسْوارَ الأَقْدَارِ 

Kekuatan semangat yang luar biasa tidak bisa menembus pagar takdir.

Ini adalah penjelas dari hikmah sebelumnya, dan alasan bagi hikmah yang berikutnya. Tidak semua orang di masa ini akan setuju dengan penjelasan di atas, tetapi secara faktual dan logis, itu benar-benar terjadi.

Sekuat apapun semangat seseorang untuk mengubah hidupnya pada masa mendatang tidak akan ada manfaatnya bila tanpa izin Allah. Allah-lah yang menentukan seluruh jalan kehidupan ini hingga ke detail terkecilnya. Ketentuan itu dicatat sejak zaman azali, yaitu zaman mula-mula ketika makhluk belum diciptakan. Allah-lah yang menentukan siapa orang tua anda, bagaimana kemampuan ekonomi mereka dan ekonomi anda, seberapa hebat kemampuan otak anda, dalam lingkungan bagaimanakah anda tumbuh, pengalaman-pengalaman apakah yang akan anda dapat sebagai pelajaran dan wawasan dan seterusnya.

Seorang motivator atau inspirator mungkin akan memberikan contoh bagaimana seorang Bill Gates (pemimpin Microsoft) mampu menjadi orang terkaya di dunia dengan kerja kerasnya meskipun sebelumnya dia hanya orang biasa yang bahkan putus kuliah. Pertanyaannya, apakah hanya Bill Gates yang mempunyai semangat dan etos kerja seperti itu? Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak sekali orang yang punya semangat kerja yang menggebu tapi tidak mampu menjadi seperti Bill Gates karena faktor-faktor di luar kemampuannya. Apakah dia yang bersemangat itu tidak mau keluar dari keterbatasan-keterbatasannya? Tentu saja sangat mau, tetapi ada batas-batas yang tidak bisa ditembusnya. Itulah takdir Allah. Bila seorang yang berusaha dan berdoa mendapati hidupnya berubah, maka hakekatnya bukan dia yang merubah hidupnya sendiri tetapi Allah yang berkehendak merubahnya karena dengan sifat Maha Pengasihnya, Dia menganugerahi usaha dan doa orang itu dengan keberhasilan.

Ada beberapa orang khusus di dunia ini yang mampu membelah lautan, berbicara dengan hewan, berkekuatan luar biasa, terbang seperti burung, melewati jarak ratusan kilometer dalam sekali kedipan mata, menghidupkan orang mati dan lain-lain yang luar biasa. Orang-orang khusus ini tidak melakukan itu semua dengan kemampuannya sendiri, melainkan dengan izin Allah, Sang Penguasa semua kejadian. Allah memberikan kemampuan luar biasa itu sebagai Mukjizat bagi para Nabi, karamah bagi para Waliyullah (kekasih Allah), pertolongan bagi orang beriman, dan istidraj (pembiaran dalam kehinaan) bagi para tukang sihir dan ahli maksiat.

Karena itu, buanglah seluruh perasaan hebatmu, keangkuhanmu, kesombonganmu, perasaan berjasamu, kisah kepahlawananmu dan segala perasaan yang membuatmu merasa melebihi orang lain. Merendahlah di hadapan-Nya yang telah memberikan kelebihan bagimu dan memberikan beragam ujian dan kegagalan yang akhirnya membuatmu banyak belajar dan semakin kuat serta matang.

لا حول ولا قوة إلا بالله Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah.

 

Karya Asli Abdul Wahab

Perihal Abdul Wahab
Lecturer, Writer and Chief of Aswaja Center Jember.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s