Tips dan Trik Recovery Data Hilang atau Hard-Disk Rusak


Hard-disk Anda tiba-tiba tak terdeteksi oleh windows? Partisi hard-disk tiba rusak? Mati listrik lalu komputer tiba-tiba tidak bisa booting? Komputer terkena Virus yang kuat hingga tak bisa hidup? Tidak perlu panik! Saya punya solusinya untuk mengembalikan data-data penting Anda. Solusi ini telah saya coba berkali-kali dan sudah terbukti dapat menyelamatkan 30 Gb data saya (dokumen, musik, video, program, dll) dan data-data penelitian banyak teman sewaktu saya kuliah s1 dulu.Sebelum kita melangkah ke bahasan teknisnya, saya harus tegaskan dulu bahwa kerusakan hard-disk yang dapat direcovery hanya kerusakan yang tidak disebabkan oleh cacat fisik pada hard-disk! seperti karena hilangnya tabel partisi hard-disk dan lain-lain yang mengharuskan hard-disk diformat ulang. Adapun kerusakan yang bersifat fisik seperti terbakar, pecah, penyok dan sebagainya sebenarnya masih memungkinkan untuk diperbaiki selama yang rusak bukan piringan datanya, hanya saja untuk melakukannya butuh komponen pengganti yang sama persis dengan komponen yang rusak dan ini jelas sangat sulit, bahkan dapat dikata hampir mustahil bagi orang-orang kebanyakan.

Di luar negeri, ada perusahaan-perusahaan besar  yang khusus menangani masalah recovery data ini. Mereka mengklaim dapat merecovery hard-disk yang terbakar, penyok, jatuh dari pesawat dan lain-lain. Mereka mematok harga yang sangat mahal untuk itu karena memang selain kejelian dan ketelatenan, juga dibutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk menemukan komponen hard-disk yang sama persis dari berbagai merek dan keluaran.

Oke, karena pertimbangan di atas, saya hanya akan membahas tips dan trik recovery hard-disk yang dapat dilakukan sendiri dan tidak butuh biaya mahal, bahkan GRATIS bila semuanya anda kerjakan sendiri meskipun, sebenarnya ini adalah tips yang sangat mahal dan bisa mendatangkan banyak uang karena jasa Anda merecovery data penting yang hilang. Yang penting dari tips ini hanyalah software yang tepat dan ketelatenan. Itu adalah dua syarat mutlak yang harus dimiliki.

Langsung saja, berikut ini adalah hal-hal yang wajib diperhatikan sebelum memulai dan sewaktu recovery data, jangan melewatkan satu pun:

  1. Jangan format hard-disk dulu! Meskipun secara teoritis hard-disk bisa dibilang rusak karena tak terdeteksi windows, namun itu tak berarti data di dalamnya ikut rusak. Selama hard-disk masih bisa dikenali oleh bios, maka biasanya semua masih aman dan anda bisa sedikit santai.
    Tindakan format justru menghancurkan data Anda. Meskipun sebenarnya dengan tips yang akan diulas ini hard-disk yang telah diformat masih bisa direcover datanya, tapi kemungkinan data selamat tidak bisa dijamin.
  2. Jangan biarkan hard-disk Anda ditangani oleh yang tidak tepat! Meskipun di sekitar anda banyak tukang reparasi komputer, jangan sembarangan menyerahkan urusan hard-disk bila ingin data selamat. Kebanyakan tukang reparasi tidak mau ribet dengan data, yang mereka mau (atau mungkin yang mereka bisa) hanya membuat komputer Anda hidup lagi secepatnya. Akhirnya, mereka akan bilang: “Wah… gak bisa mas. Yang seperti ini harus diformat dulu baru bisa jalan lagi. Datanya sudah hilang!“. Jawaban seperti ini terdengar tidak asing bukan?
  3. Jangan pernah merecovery data ke partisi yang sama dengan data yang direcovery!. Langkah ini bisa jadi langkah bunuh diri karena data yang harusnya orisinil bisa ditindih dengan data yang masih belum jelas kualitasnya. Jadi, siapkan partisi lain atau lebih bagus lagi hard-disk lain atau flash disk.
  4. Usahakan untuk memakai komputer lain untuk recovery. Caranya, sambungkan hard-disk yang rusak (tapi masih terdeteksi bios) dengan komputer sehat. Install software recovery di komputer yang sehat.
    • Bila terpaksa memakai satu komputer saja, maka usahakan booting dari hard-disk yang sehat untuk kegiatan recovery.
    • Bila hanya ada satu hard-disk saja, maka usahakan booting dari partisi yang sehat bila ada. Sekedar tips tambahan, saya selalu menginstall satu sistem operasi di tiap partisi yang saya punya untuk back-up dan recovery tatkala timbul masalah tak terduga. Ini memungkinkan saya untuk mengakses data dari beberapa jalur berbeda.
  5. Bila hanya ada satu partisi saja atau tak ada partisi yang bootable, maka terpaksa Anda harus mengikhlaskan sebagian kecil data Anda untuk beresiko hilangkarena bagaimanapun, dibutuhkan windows yang hidup untuk melakukan recovery.  Caranya instalasi windows di hard-disk yang ingin direcovery tidak bisa sembarangan, tapi ada triknya tersendiri:
    • Pertama, format sebagian kecil saja dari daerah awal di hard-disk sekedar muat untuk windows dan data recovery Anda.  Biasanya, ukuran instalasi windows XP hanya butuh 2 GB saja. Anda kira-kirakan sendiri berapa ukuran yang anda butuhkan dengan memperkirakan ukuran data Anda. Jangan memformat area yang terlalu besar karena takut area tempat data Anda tersimpan ikut terformat.
      Dalam keadaan darurat, sebaiknya jangan memikirkan data yang kurang penting seperti film, musik atau gambar-gambar umum yang semuanya bisa dicari lagi. Pilih file yang sangat penting saja.
      Untuk cara formatnya, insya Allah saya bahas dalam posting yang lain karena agak panjang dan detail. Untuk saat ini, saya asumsikan Anda sudah bisa melakukannya karena kalau belum bisa, maka kecil sekali kemungkinan Anda mau membaca tulisan ini. Betul bukan?
    • Kedua, install windows pada tempat yang disediakan tadi dan lakukan recoverynya.
  6. Nama file bisa saja berubah!. Ketika nanti telah selesai dilakukan scanning oleh software recovery, maka akan muncul banyak nama file. File yang anda cari bisa saja berubah namanya menjadi angka-angka dan kode-kode. Biasanya yang seperti ini terjadi tatkala rusaknya parah. Jadi, perluas perhatian Anda pada ekstensi filenya, bukan hanya pada nama filenya. Dalam langkah ini penting sekali untuk mengira-ngira berapa besar ukuran file yang dicari dan tanggal modifikasi file agar tidak perlu mengecek seluruh file yang jumlahnya ribuan itu.
  7. Perhatikan juga file-file back-up!. Bila Anda tidak dapat menemukan nama file yang dicari dan sudah mengecek file yang se-ekstensi, maka jangan putus asa dulu, siapa tahu ada back-upnya. Contoh: Anda mau mencari file .doc (Dokumen Microsoft Word) tapi tidak ketemu juga, maka perhatikan juga ekstensi .bak (Ekstensi file backup yang sengaja Anda buat lewat setting back-up) dan .wbk (Ekstensi file backup yang tanpa sengaja anda buat. File dengan ekstensi ini digunakan oleh Microsoft Word sewaktu Anda mengedit file .doc. Biasanya file seperti ini akan langsung hilang tatkala aplikasi Microsoft Word ditutup, namum biasanya bekasnya masih tersimpan dalam hard-disk).  Langkah ini biasanya jarang sekali diperhatikan meskipun sangat penting. Dulu file penelitian penting milik seorang teman lama bisa saya selamatkan dengan langkah ini.
  8. Semakin lama datanya ada di hard-disk, maka semakin besar kemungkinan anda menyelamatkannya. Ini berarti data-data terbaru kecil kemungkinan bisa selamat secara utuh. Dari pengalaman, biasanya data .doc yang terecovery adalah versi data beberapa jam atau minimal yang sehari sebelum hard-disk rusak. Jadi, jika anda mempunyai dokumen 10 halaman sudah beberapa lama lalu anda menambahkan 2 halaman lagi pada dokumen tersebut lalu hard-disknya rusak, maka kemungkinan yang selamat hanyalah yang 10 halaman itu saja.

Baik, sekarang waktunya saya menjelaskan cara merecovery/menyelamatkan data Anda:

  1. Install software recovery. Ada banyak software recovery data yang tersedia di pasaran. Kebanyakan harganya mahal. Ada juga yang gratis tapi kebanyakan software recovery gratisan tidak hebat dan banyak gagal kecuali untuk kasus-kasus kerusakan ringan saja. Tapi, sudah jadi komitmen SitusWahab untuk menyajikan software hebat tapi gratis atau digratiskan :-) :-) :-). Untuk soal recovery, yang saya sarankan adalah R-Studio. Saya pernah memformat flash disk hingga 10 kali kemudian melihat apakah masih ada jejak data yang selamat dengan R-Studio ini dan hasilnya, ternyata masih ada 1 data selamat. Hebat bukan?
    Bagaimana mendapatkan R-Studio yang Full Version? Gampaaang….., Link download dan ulasannya akan saya sajikan di Resensi Sotfware dalam waktu dekat. Untuk sekarang, jari jemari saya sudah hampir keriting karena menulis tips dan trik panjang ini. :-)
  2. Lakukan Scanning dari awal hard-disk hingga akhir. Semakin besar ukuran hard-disk maka semakin melelahkan pekerjaan recovery ini.
  3. Cari dan Recover file yang diyakini atau minimal dicurigai sebagai file yang Anda cari. Biasanya ada banyak versi, jadi cek saja seluruh versinya hingga dapat yang anda harapkan. Ingat-ingat tips yang saya sebutkan di atas.
    Catatan: Bila software yang Anda pakai tidak menampilkan banyak versi, itu berarti kemampuan software itu terbatas.  Pakai saja R-Studio. (hah…. seandainya orang-orang pembuat R-Studio tau tulisan ini mungkin saya dapat bayaran. hehehe…)
  4. Bila data itu bukan milik Anda, maka MINTALAH BAYARAN yang layak! :-) hehehe….. Anda layak dapat bayaran untuk recovery karena ini bukan perkara mudah yang bisa diselesaikan dalam waktu beberapa jam saja bila kasusnya parah dan hard-disknya besar.

Cukup demikian tips dan trik recovery ini. Semoga bermanfaat bagi Anda dan orang-orang yang Anda bantu.

Artikel Terkait: R-Studio, Program Recovery Paling Ampuh.

About these ads

Perihal Abdul Wahab
wong Jember. Lecturer, Writer and Chief of Aswaja Center Jember.

73 Responses to Tips dan Trik Recovery Data Hilang atau Hard-Disk Rusak

  1. yudi mengatakan:

    waah, infonya sangat membantu saya sekali pak.. hardisk external saya yg corrupt bisa saya selamatkan datanya berkat cara dan software rekomendasi bapak.. hehe.. terima kasih banyak infonya pak, semoga bisa bermanfaat juga bagi yang lain..

  2. hasansas mengatakan:

    Ribet caranya kurang simpel

  3. aura mengatakan:

    Bagi teman – teman yang mengalami kerusakan HARDDISK
    bisa dikonsultasikan atau di servis ertech komputer. ini
    Alamat nya: jl.karang rejo x/36 surabaya (daerah ketintang)
    Hub : 031 72357968 / 081330029001

    http://www.ertechcomputer.blogspot.com

    Disini memang spesialisnya HARDDISK. masalah harga bisa di nego,
    Trims ertech berkat ertechcom
    Semoga sukses…..teman2…!!

  4. speedegend mengatakan:

    Sore Pak, saya mau nanya, kmrn WD Element 2TB saya ke format ngga sengaja lewat iMac, apakah masih bisa ter-recovery dengan R-Studio berbayar?, di atas tidak d kasih tau cara setelah selesai scanning, setelah finished scanning, langkah apa yang harus di lakukan?, dan apa gunanya “Create Image” pada pilihan di R-Studio?, thanks

  5. indra herwanto mengatakan:

    assalamualikum pak,
    mau tanya untuk recovery hardisk WD eksternal my book esential 3TB, tidak terbaca di windows> datanya isi full 2.8 tb. kalau tidak terbaca bagaimana cara recovery-nya ya? Pake sofware juga ga kebaca soalnya. Mohon infonya pak. saya sudah jebol 3 buah mybook esential 3TB, yg pertama saya bawa ke tukang recovery dan harganya cukup mahal. untuk yg kedua saya pending dulu. yg ketiga mau saya coba utak atik sendiri karena isinya hanya film film saja jadi tidak terlalu penting. Nuhun pak..

    • Abdul Wahab mengatakan:

      Patokan kebaca atau tidak itu d bios mas. klo di bios masih terbaca berarti mash bsa pake program recovery yg bagus. klo tidak kebaca d bios ya ikhlaskan sja datanya ilang.

  6. Fajry mengatakan:

    Kenapa yah laptop pas abis di servis semua data di drive D nya ilang semua? Bisa di balikin ga?

    • Rajabakul mengatakan:

      di servis di Servis centre bukan?
      kalau laptop agan masih garansi dan di servis ke Service Centre’nya – biasanya hardisk di ganti baru.

  7. tian mengatakan:

    Mas saya mau tanya laptop saya saat di nyalakan selalu loading start terus ga bisa masuk ke windows nya kenapa ya

    saat saya pakai safe mode
    di \Windows/system32/DRIVERS/CLASSPNP.sys
    nge hank / ga bsa jalan lagi apa itu harddisk saya masih ke dectect BIOS ?
    apa masih bisa di selamat kan?

    • hddcomputer.com mengatakan:

      selagi masih terlihat logo windows, artinya harddisk masih bisa diakses, cara termudah adalah cabut harddisk dan buka melalui computer lain (sistem operasi yang lain). buka explorer. trus copy deh ke harddisk yang sehat. sederhana kok, he

      • Rajabakul mengatakan:

        kalo gag ada logo windows yah, berarti Hardisk gag kebaca
        dan itu harus direcovery pakek software diatas

      • hddcomputer.com mengatakan:

        Justru ga bs mas rajabakul, semua software recovery bs dipakai hanya pada harddisk (media) yg terdetek sm bios. Ada logo windows artinya media kedetek bios,ga ada logo blm tentu ga kedetek,bs aja sistem windowsnya yg rusak

    • duy mengatakan:

      coba masuk ke bios nya mas

  8. anthony mengatakan:

    Pak, ini saya mau tny.. Saya ada masalah di WD Element HD External.. Pada saat saya colok ke laptop, muncul di disk managementnya unallocated, dan masih kelihatan sizenya nya.. Cuma pada saat di explorenya tidak terdetek drive… Pakah data-datanya masih bisa diselamatkan? Trima kasih

  9. William mengatakan:

    Gan, saya punya ext harddisk WD Elements USB 3.0 (tanpa partis) , size 1 Terra, isinya mayoritas film mkv, kasusnya setelah dicolok ke usb tv yg biasa sy pakai, tiba2x loading lama hampir 10 menit lebih (sebelumnya tidak pernah terjadi), setelah di cabut, saya tes ke laptop, hasilnya file system RAW, used & free space berubah jadi 0 Byte (sama seperti gambar diatas), sudah dicoba power data recovery Version 6.6, tetap tidak bisa (saat dicoba gunakan laptop OS windows XP), pilihan di menu lost partition recovery, hasilnya saat recover keluar message please insert a disc (dilayar terdeteksi capacity 0 B), Apakah bisa dibantu permasalahan dan solusinya ? Trims banyak atas bantuannya

  10. oktaviani mengatakan:

    Mas mau tanya, hardisk saya rusak ada bunyi2 gitu mas (keresek2), osnya jd ga kebaca. Yg ada hanya tulisan2 putih gitu wktu nyalain netbooknya, yg blg os nya not found.
    Saya bw ke tukang service, suruh ganti hardisk. Tp blm saya apa2in jdinya. Jika bgitu datanya msh terselamatkan ga ya?
    Mohon dibantu mas.

    • hddcomputer.com mengatakan:

      itu masalah head harddisk mbak, harddisk itu bisa dikatakan sudah tewas. kalaupun bisa dihidupkan lagi butuh biaya besar. kami pernah menangani masalah seperti ini, harddsik masih bisa dihidupkan dengan mengganti head dari harddisk yang sama persis, artinya kita butuh 1 harddisk bagus yg akan dikorbankan untuk menyelamatkan data dari harddisk rusak tadi. perlu diingat biasanya umur harddisk yg rusak setelah diperbaiki tidak lebih dari 6 jam. setelah itu rusak lagi. jadi kita punya waktu kurang lebih 6 jam untuk menyelamatkan datanya. mahal kan? tergantung kita apakah data tersebut sangat penting atau tidak.
      salam hddcomputer.com team

  11. Tiwi_putri@yahoo.com mengatakan:

    Mas, kmrn saya ada kejadian, waktu copy data hdd eksternalnya error terus komputer lemot akhirnya saya restart. lalu waktu mau dibuka lagi hddnya blg crc.. lalu sempet blg juga not acessible terus disuruh format. tentunya tidak saya format karena banyak data berharga. saya sudah cari tahu sana-sini akhirnya coba chkdsk /f /r, tapi gak bisa juga tuh…

    kemudian saya coba pakai software untuk recovery easeus, cm sampai pada tahap 3/4 reading data dia stuck ga jalan, padahal saya udah tinggalin 1 harian.. fyi hdd saya toshiba 500gb, isinya sekitar 340gb. saya udah cukup frustasi nih.. apa memang kalo recovery makan waktunya bisa berhari-hari? thanks

  12. Bobee mengatakan:

    assalamuallaikum…pak

    Saya mengalami masalah dgn HDD Freeagent GoFlex 500Gb, yang sebelumnya fine aja, eh abis itu colok lagi k laptop, gak ke detect lagi, Hanya ada muncul nama device tapi tidak nama drive path nya. Kemudian saya masuk ke Disk Management, muncul peringatan untuk New Initialized, untuk dipilih. Saya iyakan, kemudian gak lama muncul kata : I/O device error”. Atau terkadang status online, tapi properties nya kosong.
    Sebelumnya memang ada masalah dengan kabel usb nya, yg mungkin karena ketekuk-tekuk, sehingga sering putus dan nyambung lagi kalo tersentuh.
    Pertanyaan nya, apakah ini indikasinya lebih ke Hardware yg rusak?
    Terus, apakah data saya aman? tapi saya sudah utak atik sekitar windows eksplorer saja, dan cabut colok terus karena penasaran.
    Mohon pencerahan pak Wahab. Makasih banyak.

    • harry mengatakan:

      1. buka cmd
      2. ketik: chkdsk x: /f /r
      NOTE: x itu drive yang akan diperbaiki

  13. neoaz mengatakan:

    aslkum,
    bung abdul saya mau nanya, windows saya tidak bisa starup .. mungkin bisa dibilang nge-hang.
    tepatnya saat Starting Windows (itu lho yang muncul bersamaan dengan simbol windows).
    Saya udh coba Safe mode with comand prompt, saat loading file” system32 kok lama banget .. entah itu benar” loading apa nge-hang juga -_-”

    Yang ingin saya tanyakan, apa windows 7 saya yang error atau harddisk nya ?
    apakah ada solusi lain untuk starup yang nge-hang tanpa harus kehilangan data” saya (jika bukan harddisknya yg error) ??

    • Abdul Wahab mengatakan:

      wa ‘alaikum salam….

      itu masalah klasik sejak era windows 95. install ulang saja. data biasanya aman 100 % selama tidak diformat.

  14. Aadrean mengatakan:

    Pak, saya ada hard disk eksternal. Ketika dicolokkan, muncul found new hardware. Tapi setelah itu muncul pesan bahwa hardwarenya tidak terinstal dengan benar. Tidak ada muncul partisinya di eksplorer. Itu kira-kira bagaimana penyelesaiannya Pak.
    Terima kasih banyak Pak.

    • Aadrean mengatakan:

      kabelnya pun sudah dicoba pakai yang lain. sama saja Pak

      • Abdul Wahab mengatakan:

        ada 3 kemungkinan:
        1: HD externalnya bermasalah. (coba ke komputer lain. kalau gak bisa juga, bawa ke tukang)
        2. colokan USB di komputernya bermasalah. (coba port lain)
        3. daya HD nya gak cukup. (coba pakai kabel USB yang bercabang 2. dua-duanya dicolokkan ke port USB agar dayanya nambah).

        menurut pengalaman sih kemungkinan besar yang terjadi yang ketiga.

  15. Alfin mengatakan:

    Assalamualaikum,
    Mas, mohon tanya, hard disk ku tdk terdeteksi di bios saat booting. Apakah ini berarti hard disk benar-benar telah rusak ?
    Matur nuwun.

    • Abdul Wahab mengatakan:

      kalau semua kabelnya dalam keadaan baik, maka ya begitulah. cek kabelnya dulu gan, ganti dengan kabel lain. bawa ke tukang servis kalau gak punya.

  16. Wahyu Kurniawan mengatakan:

    gan, saya punya masalah dengan hardisk saya, mohon bantuanya, hardisk muncul pesan primary master hardisk fail, sudah saya periksa di bios masih terdetek, sudah saya cek semua baik kabel data atau jumper gak ada masalah, sudah saya coba copot hardisk itu ,dan saya pasang di pakai komputer lain tapi tidak terdeteksi di eksplorer, itu kenapa ya? mohon solusinya gan….makasih

    • Abdul Wahab mengatakan:

      itu berarti minta diformat gan. pake R-Studio saja dulu buat recovery datanya. setelah itu baru format biar kebaca di ekplorer. Baca tentang R-Studio di: http://situswahab.wordpress.com/2011/04/29/r-studio-program-yang-sangat-ampuh-untuk-recovery-data-anda/.

      • Wahyu Kurniawan mengatakan:

        Apakah data-data bisa diselamatkan gan kalau hardisknya yang rusak firmwarenya? caranya gimana? hardisk saya merk maxtor, mohon bantuannya gan…………

  17. dhedhie mengatakan:

    Gan laptop ane gagal booting, trus mau ta instal ulang tanpa format data c, apakah data yang ada di my dokumen masih ada???

  18. Dalton Fandi Deswanda mengatakan:

    Assalamualaikum bang, ceritanya saya itu ingin nginstall uxpatcher. E, gak taunya laptop tiba-tiba ngerestart dan waktu hidup lagi, layar hanya kosong blong tampilan gelap. Terus, saya bawa ke teman saya dan diinstall ulang windows. Setelah install ulang tersebut, data-data saya di C hilang semua, padahal data itu isinya kenangan keluarga, memang sebagian waktu saya recovery dengan sistem windows, yang kembali hanya yang telah saya backup, selain itu tidak ada. Solusinya bagaimana ya pak.
    Terima Kasih

    • Abdul Wahab mengatakan:

      pakai R-Studio. lihat di situswahab. mungkin saja masih ada yang bisa diselamatkan. agak kecil kemungkinannya tapi masih ada harapan.

  19. kuskamil mengatakan:

    mau tanya pak,partisi saya sudah terlanjur saya format.trus saya pake R-studio tp file yang ter-recovery sebagian besar rusak,apa file saya masih bisa terselamatkan

    • Abdul Wahab mengatakan:

      sulit menjaminmnya kalau sudah diformat.

  20. bagyo mengatakan:

    Assalamu’alaikum wr.wb.
    Pak mohon solusi atas kasus saya ini..tadi pagi saya ingin menambah ukuran pastisi c hardisk di PC dengan menggunakan software pastition magic..setelah selesai dan restart kok PC tidak bisa masuk windows..saya cek di bios, hardisk masih terdeteksi namun saya jumper ke PC laen tidak bisa terdeteksi. Apa kerusakan yang terjadi di hardisk saya ini dan apa masih bisa diselamatkan data datanya,lalu bagaimana solusi perbaikannya. Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr.wb.

  21. intani mengatakan:

    pak.. sayamau tanya , saya punyahardisk external. skrg hd-nya ga mauke detect. kalo dicolok ke laptop tulisannya disuruh format terus. padahl di computer ada local disk harddisk muncul tp ga bisa di buka. disuruh format juga.. bagaimana pak? makasiih banyak.

    • Abdul Wahab mengatakan:

      itu biasanya partisinya rusak, tpi tidak parah. pake R-Studio seperti saya tulis di situswahab untuk ngambil data penting dari sana, lalu format agar bisa kembali normal lagi.

  22. hasta mengatakan:

    pak saya puny hdd external tp tidak ke detect dan kluar bunyi pa kah datanya bisa diselamatkan padahal data2nya itu sangat penting banget

    • Abdul Wahab mengatakan:

      hehe… saya tidak bisa mendeteksi dari sini. bawa saja ke tukang service yang handal.

  23. ozzy mengatakan:

    kasusnya begini sistem hardis saya tertukar yang tadinya c sistem berubah jadi drive d sehingga data menjadi drive berubah mnjdi sistem. Kemudian saya menggunakan norton partisi magic untuk mengbalikan drive c agar menjadi sistem, pada saat proses tiba2 Listrik mati, setelah di nyalakan lagi laptop gak bisa booting window akhirnya saya instal ulang osnya, pada saat partisi saya hanya memformat sistemnya saja nah partisi data tidak saya format tp berubah menjadi unpartition, setelah selesai instal drive d nya jadi hilang karna unpartition, jadi saya susah untuk mengabil datanya karna yang ada pada window xp sy hanya drive c nya aja. Msh bisa gak data itu d selamatkan trus bagaimana solusinya. Help me..

    • Abdul Wahab mengatakan:

      saya pernah mengalami itu. tenang saja, datanya aman asal belum anda format. pake saja R-Studio seperti yang saya tulis di situswahab ini.

  24. rere mengatakan:

    Misi om mau tanya HDD ata sy terdeteksi d bios tp td ada d folder..sy coba pakai recovery getdataback jg tdk bs terbaca selalu ada tulisan “error reading file”..yg sy mau tanyakan apakah benar piringan hardisk sy dah kena? Trus sy harus cari dmn tukang hardisk yg murah danberapakah pasaran biaya membackup data mencapai 120gb? Tks

  25. Aiz Eteru mengatakan:

    tnya pak,..,..
    saya punya HDD ata pak msih bisa terdeteksi bios tpi tdk bisa masuk booting
    itu gmn pak pnjelasanya..?
    trim.

    • Abdul Wahab mengatakan:

      kemungkinan patrisinya rusak atau bisa juga MBR-nya yang rusak. bawa ke tukang saja biar jelas. Soal data, biasanya masih aman.

  26. ronald mengatakan:

    saya mau nanya nih, bener deh artikel ini balikin harapan saya hehehe :D

    jadi beberapa saat lalu, komputer saya win 7 stuck saat startup, tepatnya abis ‘starting windows’ mendadak blue screen dan mati. udh coba safe mode juga gabisa. lalu pas saya coba startup repair (kebetulan direcommend sama windowsnya), udh saya tungguin semaleman gamau selesai-selesai.

    lalu pas saya bawa ke tukang reparasi komputer, katanya harddisknya bad sector. udh dicoba booting pake windows lain katanya gabisa. ‘muter terus harddisknya’ gitu kata tukangnya. dia saranin ganti harddisk, cuma saya masih ngeyel mau nyelamatin datanya dlu.

    setelah liat artikel ini saya jadi bertanya-tanya, kalo mau nyambungin harddisk rusaknya ke komputer lain, pake apa ya? kebetulan saya punya laptop windows xp yang masih berfungsi baik, dan semoga bisa buat ngerecover datanya. tolong pencerahannya pak. makasih banyak pak :)

    • Abdul Wahab mengatakan:

      ya pake kabel dong. hardisk yang rusak di sambung juga ke komputer yang sehat. yang sehat jadikan master dan yang rusak jadi slave (lihat pengaturan jumpernya di harddisk-nya). Kalau dah berhasil maka kompinya bakal booting dari yang sehat dan lakukan recovery dari sana. semoga berhasil.

      • awan bluesky's mengatakan:

        nyambung hardisknya pakek Ide/sata to USB gan… kalo ane tiap lakukan recovery pasti pakek itu..soalnya pas banget dengan ke butuhannya.. harganya ga begitu mahal juga..hehehe:)

        makasi gan tipsnya..jadi nambah ilmu dikit..hehehe:)

      • Abdul Wahab mengatakan:

        salut buat awan bluesky’s atas tambahan infonya.

  27. puput mengatakan:

    pak, kemarin saya coba mau instal ulang windows, tapi baru dpt separo udah gk mau jalan lg (berhenti), trs laptop saya gk bisa dibuka lg windowsnya, cuma ada tulisan a non hardisk…

    akhirnya, saya bawa ke tempat service, disarankan utk ganti hardisk katanya hardisnya sudah rusak dan datanya udah gk ada, waah padahal data saya banyak dan tak satupun di back up, saya blm memutuskan untuk gnti hardisk karena saya gk yakin kalo hsrdisknya rusak.. trs sama org servisan diinstal ulang supaya bisa masuk windowsnya, ternyata data2nya sdh tidak ada, ketika dilihat properti drivenya jg kosong semua…
    nah, kalo untuk kasus sprti itu apakah datanya msh bisa selamat ya pak? kira2 berapa persen datanya yg bisa diselamatkan? maksud tulisan bapak “hardisk rusak tp masih terdeteksi bios” apa ya pak? tolong dijelaskan ya pak…

    saya blm berpengalaman pak untuk proses recovery data, kalo mau mencoba saya takut klo salah.. tp kalo saya masukkan ke tempat servis jg takut dikerjakakan asal2an,,, hehehe..

    trimaksih pak…

    • Abdul Wahab mengatakan:

      maksudnya terdeteksi BIOS berarti masih bisa dideteksi keberadaannya oleh itu tu tampilan yang hitam gelap ada tulisan-tulisan putihnya di waktu awal ngidupin komputer. :-) karena komputer anda masih bisa diisi windows lagi berarti HD mbak masih terdeteksi BIOS.

      Saya tidak bisa menebak datanya masih ada atau tidak sekarang. Untuk memastikan itu hanya bisa dilakukan sebelum windowsnya diinstal ulang. Kalau cara instal ulangnya sesuai aturan recovery, maka kemungkinan data selamat masih ada. Hanya saja kebanyakan tukang servis sembarangan kalau nyervis, yang penting windowsnya hidup lagi.

      Oya, menebak dari cerita mbak yang katanya hard-disk tadi masih bisa diinstal ulang, berarti hard-disk itu gak rusak. Partisinya saja yang hilang atau ada bad sector atau bisa saja Cuma windowsnya rusak.

  28. urie mengatakan:

    HD yg rusak saya pasang di komputer yg sehat, pake 2 HD (sehat & rusak), setting booting dr HD sehat, sudah setel master & slave-nya
    master pake HD sehat & slave pake HD rusak
    tp ga bisa booting / masuk windows padahal kedua HD (sehat & rusak) terdetect oleh BIOS
    mohon pencerahan-nya….

    • Abdul Wahab mengatakan:

      itu kemungkinan besar rusaknya fisik mas. biasanya mang gak bisa boot kalau device yang rusak fisik dicolokin. jangankan HD, mouse yang rusak fisik saja kadang pengaruh pada booting.

      • Bima Nugroho mengatakan:

        Mirip dgn saya nih pak. Gara2 mati lampu, loading windows-nya jd lemot bgt. Di BIOS sih ke-detect tp begitu selesai booting lgsg item aja (yg biasanya lgsg nongol logo windows lg loading), padahal lampu hardisk nyala. Kebetulan saya tahu sedikit ttg komp, mau saya backup datanya, jd lgsg saya gandengin hardisknya ke komputer yg sehat, settingannya udah bener (yg rusak jd slave), eh… komputer dan hardisk yg sehatnya malah jd ikut2an loading lama… T_T Setelah berkali-kali meyakinkan klo settingannya udah bener dan masih gitu2 aja lgsg saya balikin hardisknya ke komputer yg aslinya td, ehh….. ga cm loadingnya yg masih lama, sekarang ditambah lampu hardisknya yg ga nyala, Yaudah deh, saya angkat tangan…. kasih ke tukang recovery hardisk, disana di-cek (under DOS) kebaca sector/clusternya. Kata dia sih msh bisa dibackup, tp hardisknya dah ga bs bener lg. Saya masih penasaran sm tu software yg dia punya.
        Kira2 itu apanya yg rusak ya pak Wahab? Klo udah gitu apa software2 recovery yg ada (gratis :D) ga bisa balikin data dgn kondisi hardisk yg seperti itu? Mohon pencerahannya pak. Blog anda ini sangat membantu sekali pak. Terima kasih sebelumnya.

  29. rr mengatakan:

    Terima kasih, file di hard-disk eksternal yang jatuh bisa diselamatkan

  30. Bayu mengatakan:

    posting nya benar” membantu saya. makasih banyak.
    kalo boleh saya izin kopas.

  31. zan zan mengatakan:

    Asalamualaikum bang

    bang saya dua minggu kmaren laptop saya udah ganti hardisk, karena hardisk saya gak terdetk di lampu indikator laptop
    dan juga pas saya mau install ulang tidak terdeteksi hardisknya
    dari tempat costumer servicenya (AC*R) sih bilang hardisknya rusak dan harus ganti hardisk.

    bang kira2 data-data di hardisk saya yang lama masih dapat diselamatkan gak bang?
    kalo bisa gmana bang langkah2nya? dan apa aja yang diperlukan

    • Abdul Wahab mengatakan:

      wah kalau tidak terdeteksi di bios kemungkinan rusak fisik tuh. sulit banget bang recovery datanya. mending diikhlaskan.

  32. Abdul Wahab mengatakan:

    Masalah CRC tergolong lumrah, khususnya utk hardisk berumur. Setahu saya R-Studio cukup bisa diandalkan karena program ini dapat melacak berbagai versi file kita sperti saya tulis d atas. Jadi kalaupun ada file yang terjebak dalam cluster rusak, masih ada harapan versi lainnya selamat. Hanya saja memang kemungkinan selamatnya dalam kasus CRC lebih kecil daripada kasus partisi rusak misalnya. Silakan dicoba keberuntungan anda.
    Semoga membantu.

  33. andrikawilliam mengatakan:

    Pak, selamat sore..

    kalau untuk masalah CRC apa memungkinkan untuk menggunakan r-studio?

    trims.

  34. wahyu sukmayudin mengatakan:

    bagus….berarti data saya masih aman ya pak…soalnya karena keseringan mati lampu jadi deh ga bisa nyala lagi hardisk not found……

    • Abdul Wahab mengatakan:

      ya. kemungkinan besar masih sangat aman selama tidak diformat.

  35. data mengatakan:

    mantap, thanks

  36. inspirat79 mengatakan:

    Kalo untuk HDD yang masih ke detect di BIOS, itu masih mendingan, kalo yang udah gak ke detect gimana caranya bos, selain ganti board hardisk??

    • Abdul Wahab mengatakan:

      wah itu yang repot, setahu saya tidak ada cara lain tuh selain ganti komponen yang rusak.

  37. farid mengatakan:

    assalamualaikum wr wb.
    Pak, nama sy Farid Umar, mohon solusi..
    tiba2 kmptr sy mati. hardisk sy lepas tuk copy data.
    saat di pasang, kmptr tsb ikut mati pula. kmdn sy lepas HD tsb, kmptr tsb brfungsi normal.
    bs sy tarik kesimpulan : bila HD tsb sy beri power, mk kmptr akan mati. tp bila power HD tsb di cabut, kmptr fungsi normal.
    pertanyaanya : msh bs kah HD sy tsb diselamatkan datanya?
    krn data tsb sangat penting bagi sekolah kami.
    demikian, mohon solusinya.
    terima kasih
    wassalamualaikum wr wb

    • Abdul Wahab mengatakan:

      Wa’alaikum salam wr wb. Pak Farid Umar,

      Kemungkinan ada komponen PCB yang rusak atau mengalami korsleting. bisa juga karena terbakar. Secara teoritis sih bisa saja datanya diselamatkan karena data hard disk ditulis dalam piringan yang sangat terlindung di dalamnya, tapi ya itu harus mencari dan mengganti komponen yang rusak itu biar bisa diakses. setahu saya itu sulit sekali dilakukan karena selalu ada tipe hardisk baru yang berbeda yang keluar setiap saatnya.

      Kalau benar2 penting, mungkin saja anda bisa cari komponen itu di luaran, baik sendiri atau dengan bantuan tukang reparasi handal di kota Anda, tapi sekali lagi itu sangat sulit, atau bisa juga hubungi pabrik pembuatnya mungkin saja mereka punya layanan konsumen yang bisa membantu anda mengatasi masalah seperti itu.

      untuk ke depannya, biasakan membackup data anda ke media lain atau ke penyimpanan online.

      semoga membantu.

  38. jumanji mengatakan:

    assalamuallaikum

    Pak, mohon infonya, hardisk saya merk Segate type Barracuda 7200 ST3160318AS mengalami kerusakan bad sector apabila komputer dinyalakan hanya sampai lambang windows xp, kemudian hang, sy paralel dgn hardisk baru dgn menjadi slave (terhubung dengan sata 2) namun windows xp menjadi hang kembali, sy download firmwire seagate beserta cara cara membuat cd image installernya, langkah selanjutnya bagaimana yah pak, tks atas pencerahannya
    Wassalam.

    • Abdul Wahab mengatakan:

      wa’alaikum salam.

      sebelumnya, apa anda yakin penyebabnya adalah bad sector? bisa saja hanya kerusakan file untuk booting windows atau kerusakan MBR saja. biasanya diinstal ulang sudah bisa beres. Kadang juga kasus seperti itu cuma karena masalah sepele seperti karena card memory tidak terpasang dengan tepat atau karena kotor.

      kalau memang bad sector masalahnya setahu saya harus diformat biar bisa sembuh. Atau paling tidak windows diinstal di partisi lain.

      Saya kurang faham yang anda jadikan slave itu yang mana, tapi harusnya yang jadi slave yang rusak dan hang itu, bukan yang baru dipararel atau dengan kata lain anda booting dari harddisk lain baru kemudian melakukan maintenance. soal firmware seagate saya tidak pernah sampai pakai itu, silakan anda google saja info selengkapnya.

      semoga membantu. wassalam

  39. Ridho mengatakan:

    assalamuallaikum…

    saya ingin bertanya … 3 bulan yang lalu saya membeli sebuah harddisk berukuran 320Gb di karenakan saya hanya memiliki 1 HD saja yang mulai terasa penuh sesak dalam pc saya .. berhubung masih ada 1 slot SATA yang kosong saya beranikan diri untuk menambah 1 unit harddisk lagi, yg juga sebagai device cadangan bila suatu saat harddisk lawas saya yang lama berukuran 80Gb mengalami kerusakan ,,,
    langkah awal membagi hardisk 320Gb saya menjadi 2 partisi . dengan ukuran 168Gb dan 78Gb … saya masih menyisakan 74Gb yang belum terpartisi .. waktu itu saya membaginya dengan Window XP…..
    1 bulan yang lalu Pc saya terkena Virus Ramnit dan meluluh lantakan seluruh regristry di HD lawas saya … ( dan HD baru saya telah di scan ulang dgn antivirus yg terupdate , serta dinyatakan bersih ) yang mememaksa saya untuk instal ulang … atas dorongan teman ( dan kebutuhan jaman ) saya pun menggunakan Window 7 sebagai Operating Systemnya …. namun setelah beberapa hari ini … Hardisk 320Gb saya mulai bermasalah … kadang bebrapa saat setelah start up window … hardisk 320gb saya sering tidak terdeteksi oleh win7 .. namun bila saya “scan new hardware ” melalui control panel, HD tersebut terdeteksi lagi dan berjalan normal … namun bila di akses via win explore hanya sesaat saja dan menghilang kembali.. padahal melalui BIOS harddisk saya tetap terdeteksi … saya mohon petunjuk mengenai masalah yang saya alami tersebut.. spec Pc saya adalah Intel Pentium 4 Hyperthreading 3.0Ghz, Ram DDR2 2x1Gb , Motherboard PC patner i945G .. maaf bila merepotkan

    Wassalamualaikum

    • Abdul Wahab mengatakan:

      wa’alaikum salam.

      wah wah wah… saya berasa teknisi betulan kalau ditanya gini :-)

      Maaf mas Ridho, saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti tepat untuk kasus anda karena untuk menganalisis kerusakan itu butuh penyelidikan menyeluruh. karena itu saya sarankan anda untuk membawa ke tukang reparasi yang betul2 handal di kota anda.

      sekedar tebak menebak, bila masalah itu tidak muncul dengan OS lama, mungkin win7 anda perlu diinstal ulang. Kalau bisa sih memakai master win7 yang lain karena dari pengalaman saya, beberapa cd master windows punya prilaku aneh karena ada customisasi dari si empunya yang meng-compile cd itu pertama kali. Sekedar tambahan, kesehatan memori dan kebersihan slot memori juga perlu diperhatikan karena kadang hal ini menjadi penyebab kegagalan akses HD atau kadang kegagalan akses CD-Rom tatkala instalasi.

      untuk spec PC anda yang sudah tinggi itu seharusnya tidak ada masalah. meski sepertinya tidak memuaskan, tapi semoga membantu. Wassalam.

  40. nazromi mengatakan:

    pak, hardisk saya kemarin eror, ceritanya saya mau menginstal ulang windows, tp ga tw kenapa gagal mulu,alhasil saya bawa ke tukang service, katanya hardisk saya rusak, harus diganti… ywdh akhirnya hardis saya diganti dengan data yang baru…
    pas mau minta recovery ketukang servicenya harganya mahal minta ampun, pdahal saya cuma mau selametin foto almarhum sodara dekat saya … (buat kenang-kenangan)…
    pertanyaannya : cara recovery yg di atas agak kurang jelas…
    untuk yg langkah 1. instal software recoverynya dikomputer yg sehatkan (komputer dengan hardisk yg sehat)? (yg ini msh ngerti)
    langkah 2. lakukan scaning, itu yg discaning hardisk yg rusak kan? berarti dengan kata lain hardis yg rusak tadi dipasang di komputer yg sehat kn? nah cara pemasangan hardisk yg rusak ini bagaimn yah caranya? apakah dikomputer tersebut dipasang dua hardisk sekaligus (hardis sehat dan hardis rusak?) atau dipasang gantian? kalo dipasang sekaligus, caranya gimana yah…

    segitu aja… mungkin pertanyaannya kebanyakn… maklum saya masih awam, n pengen belajar… trmksh..

    • Abdul Wahab mengatakan:

      ya benar, hard-disk yang rusak dipasangkan ke komputer yang sehat. pake dua hard-disk, tapi tentunya harus booting dari yang sehat. sekedar mengingatkan saja, jangan lupa setel master dan slave-nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 814 pengikut lainnya.